Buku Ajar Kunci Optimasi Diseminasi Pengetahuan

 Digelar secara bauran, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unsoed Sabtu (27/11) menggelar workshop penulisan bahan ajar dengan menghadirkan narasumber Epik Finilih, Manajer LSP Penulis dan Editor Profesional. Ketua Panitia, Dr. Abdul Aziz Nasihudin, S.H., M.M., M.H menyampaikan, kegiatan ini diikuti oleh para dosen dari berbagai fakultas di Unsoed yang telah memiliki draft buku ajar yang siap untuk diterbitkan.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr dalam sambutan pembukaannya mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang diikuti “ Buku ajar punya peran penting, tidak saja dalam menyampaikan pesan, tapi juga mempercepat dan mengoptimasi proses transfer of knowledge, ungkap Prof. Sodiq. Lebih lanjut dijelaskan, Unsoed sangat berkomitmen dan mendukung para dosennya untuk menulis buku ajar, seperti dalam bentuk fasilitasi kualifikasi dosen serta insentif lainnya. “ Kami berharap, di dalam buku ajar ada nuansa interaksi antara dosen dan mahasiswa, kaya ilustrasi, termasuk mengembangkan kemampuan berfikir dan kritis yang wajib dimiliki di era milenial, “ pungkas Guru Besar pada Fakultas Peternakan Unsoed. Ada pun Ketua LP3M Unsoed, Ir. Suprayogi, M.Sc., Ph.D mengungkapkan bahwa semakin banyak buku ajar yg dihasilkan oleh dosen Unsoed. “ Ini sangat penting sebagai salah satu bentuk pengawalan penjaminan mutu pembelajaran di Unsoed, “ jelasnya.

 Kegiatan ini dipandu oleh Tri Nugroho Adi, M.Si dari Pusat Pengembangan Pembelajaran LP3M Unsoed, Bu Epik Finilih  menyampaikan lima materi, yakni konsep buku, anatomi buku, menghimpun bahan tulisan, menulis bagian isi dan buku ajar bermutu. Tidak hanya memotivasi, narasumber mengungkapkan bagaimana pengetahuan yang terkandung dalam buku tersebut memberi kemanfaatan dalam kehidupan. “ Hal yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana buku ajar juga tidak semata-mata mengulas apa yang terkait otonomi keilmuan, tapi bagaimana menanamkan sikap moral kepada mahasiswa dengan ilmu pengetahuan tersebut, “ ulasnya.