Kunjungan Pusat MBKM & Tim Modul Nusantara Unsoed ke Kalimantan Utara

Bertempat di Ruang Rapat LP3M Universitas Borneo Tarakan (UBT) Kalimantan Utara, berlangsung diskusi dalam rangka monitoring dan evaluasi keikutsertaan mahasiswa Unsoed pada Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM-2) di UBT (7/12). Selain Delegasi Unsoed terdiri dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Kepala Biro Akademik & Kemahasiswaan serta unsur-unsur LP3M Unsoed, yakni Anggota Pusat MBKM, Dr. Wisnu Widjanarko, PiC Modul Nusantara, Indriyati Hadiningrum, M.Pd serta Staf TU LP3M, Sri Apriyani, S.E. Hadir dari UBT, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Perencanan dan Kerja Sama, Ketua LP3M beserta pengelola pusat, serta para mahasiswa Unsoed yang selama satu semester ini berada di Kalimantan Utara.
Dalam diskusi yang dimoderatori oleh Ketua LP3M UBT, Dr. Jero Budi Darmayasa, para mahasiswa mengungkapkan pengalaman akademik serta modul nusantara yang dijalaninya. Rasa syukur terungkap saat diskusi karena mereka dapat lolos seleksi dan mengikuti program ini, khususnya memperkuat nasionalisme dan memperkokoh kebhinekaan sebagai anak bangsa. Secara khusus, Wakil Rektor, Unsoed Dr. Norman Arie Prayogo memberikan apresiasinya kepada para mahasiswa, “ Kegiatan PMM ini sangat baik, karena para mahasiswa tidak saja mendapatkan pengalaman kuliah di kampus yang berbeda, tetapi juga mendapatkan kesempatan pengalaman belajar tentang budaya yang berbeda. Ini tidak saja membekali secara akademik, tapi juga bekal sebagai anak bangsa dengan semakin memahami kebudayaan nasional, “ jelasnya.

Anggota Pusat MBKM LP3M Unsoed, Dr. Wisnu dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada LP3M UBT sebagai pengelola kegiatan PMM dan Modul Nusantara. “ PMM Unsoed dan UBT telah merefleksikan semangat bertukar sementara dan bermakna selamanya. Alhamdulillah, tidak hanya mahasiswa Unsoed yang belajar di Tarakan, namun mahasiswa UBT pun juga ada yang belajar di Purwokerto, “, ungkap Wisnu. Masih dalam kesempatan yang sama, PiC Modul Nusantara Unsoed, Indriyati Hadiningrum pun memanfaatkan momen diskusi ini untuk menggali dinamika implementasi modul nusantara yang diselenggarakan oleh UBT.

        

Translate »